Deliserdang | HBNSUMUT.COM
Warga Desa Sei Rotan Jalan Pendidikan II Gang Haji Karsinahndi gemparkan serta dihebohkan adanya Seorang wanita tewas dengan kondisi bersimbah darah. Penemuan jasad korban diketahui berinisial AS boru N (35) itu spontan menggemparkan warga sekitar.
Wanita tersebut ditemukan tewas di dalam rumah berlokasi diJalan Pendidikan II, Gang Haji Karsinah, Dusun IV, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Jumat (7/11/2025) sekira pukul 08.00 WIB.
Dengan adanya informasi dari warga, Petugas Polsek Medan Tembung mendatangi Kelokasi Tempat kejadian Perkara (TKP). Dan menghubungi Tim Inafis Dari Polrestabes Medan. .
Saat dilokasi serta Menurut informasi yang didapatkan wartawan, terlihat polisi mendatangi TKP dan menginterogasi beberapa saksi.
Dari keterangan Warga Berinisial K (50) menjelaskan, Dimana saat pagi itu ia mendengar adanya suara keributan dan meminta tolong dari sebelah rumahnya.
Kemudian Ia melaporkan ke kantor desa setempat dan menjumpai kepala dusun (Kadus IV).
Lalu, kadus bersama warga dan membawa bidan ke rumah korban, didapati korban sudah dalam keadaan sekarat dengan posisi di dalam kamar, sebelum akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu seorang wanita berinisial I Saat Itu Berada di ruangan tengah dengan kondisi luka-luka di tubuh nya.
Setelah dilakukan penyelidikan korban yang ditemukan di TKP awalnya diduga korban pembunuhan. Dari hasil pemerikasaan Tim Inafis Polrestabes Medan menyimpulkan di jasad korban terdapat tanda-tanda kekerasan
Selanjutnya, polisi membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi dan keluarga korban diarahkan untuk membuat laporan polisi (LP).
Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan menganalisis rekaman cctv.
“Sudah kita lakukan penyelidikan. Awalnya kita menerima informasi korban dibunuh. Setelah kita lakukan olah TKP hasilnya ada rekaman cctv korban melukai diri sendiri dengan cara menusukkan tubuhnya menggunakan senjata tajam (sajam),” kata Ras Maju.
Korban I sempat dibekap dan dipiting oleh AS. Lantaran ketahuan anak I yang keluar rumah sambil menangis, AS pun menghentikan penganiayaan yang dilakukannya.
“Si AS ini lalu membujuk anak tersebut supaya tidak ngomong kepada siapa pun. Nah, di situ korban I langsung keluar rumah meminta pertolongan kepada warga. Diduga panik dan ketakutan, AS menikam tubuhnya dengan sajam seperti gunting hingga tewas di kamar. Jadi hasil penyelidikan bukan korban pembunuhan, melainkan bunuh diri. Kalau motif masih kita dalami,” pungkasnya. (Habib)












